Bagaimana Umat Islam Bisa Maju?

Apa yang salah terhadap umat Islam pada saat ini? Kebanyakan umat Islam pada saat ini jauh sangat ketinggalan dalam bidang apa saja. Entah itu di bidang ekonomi, teknologi, olah raga, dll. Pokoknya bisa membuat putus asa buat orang yang melihatnya. Kenapa negara Cina yang komunis itu bisa maju ya? Kenapa negara-negara barat yang beragama Kristen sangat kaya-raya. Sedangkan kita umat Islam yang agamanya diridhai oleh Allah ini malah mundur, sangat-sangat mundur. Kalau orang Islam yang tidak kuat iman, bisa saja dia menjadi murtad karena tidak tahan lagi dengan hinaan yang ditujukan kepada umat Islam sekarang ini. Atau malah yang paling parah bila orang masih mengakui Islam, tapi berusaha merombak Islam karena merasa agama Islam penyebab kemunduran. Baiklah, saya akan berikan sebuah ilustrasi untuk memudahkan memahami masalah ini:

Kasus 1:

Pak Abu adalah seorang petani timun di sebuah kampung. Pada saat panen beliau mampu mendapatkan 200 kg timun untuk dijual. Beliau seorang yang rajin ibadah, rajin sembahyang ke meunasah, puasa Senin Kamis tidak pernah tinggal, dan banyak lainnya. Pak Abu pergi ke ladangnya setiap hari setiap jam 8 pagi dan kembali ke rumah jam 1 siang untuk shalat dzuhur. Setelah shalat Dzhuhur, pak Abu duduk-duduk di balee sambil bersenda gurau dengan rekan-rekannya.

Kasus 2:

Ah Cong juga seorang petani timun yang tinggak diseberang kampung pak Abu. Setiap panen, Ah Cong mampu mendapatkan 500 kg timun. Setiap pagi Ah Cong pergi ke ladang sekitar jam 6 pagi. Kembali dari ladang, Ah Cong pergi ke perpustakaan desa untuk mencari buku mengenai cara meningkatkan produksi timun di musim kering. Ah Cong ini kerjanya menyembah arwah nenek moyangnya. Setiap pagi, Ah Cong tidak lupa menghidangkan sesaji untuk nenek moyangnya.

Dari contoh kasus di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Ah Cong lebih berhasil dari pak Abu. Padahal Ah Cong tidak pernah menyembah Allah. Mungkin ada yang memberi alasan,  “Allah sengaja memberikan kesenangan dunia kepada mereka, sebab jika mereka terus kafir, maka mereka akan dibalas di neraka. Sebenarnya bagus juga kalau kita tidak terlalu pandai atau kaya, takut lupa dunia nantinya. Allah tidak membagi semua kesenangan di dunia, sebab kita sebagai orang Muslim akan mendapatkan balasannya di akhirat. Jadi jangan kecewa kalau gagal. Kalau Allah tidak memberikan sekarang, Insya Allah balasannya di surga.” Pemikiran seperti inilah yang menyebabkan umat Islam semakin mundur. Harusnya umat Islam mampu menggapai kejayaan di dunia dan di akhirat juga. Harusnya kita berkata “Orang kafir pandai, kaya raya sebab mereka berusaha bersungguh-sungguh. Allah berkata, siapa yang berusaha maka akan berhasil. Tetapi Allah tidak sayang orang kaya. Allah sayang orang yang baik. Makanya kalau mau disayang Allah, jadilah orang baik. Kalau mau lebih disayang Allah, jadilah orang baik dan kaya sekaligus, supaya bisa menolong orang lain juga.

Ok beralih kepada permasalahan yang lain. Pernahkan anda pergi ke negara barat seperti Australia? Pasti anda akan terkagum-kagum dengan betapa bersihnya kota-kota mereka, betapa berdisiplinnya mereka di jalan. Palingkan kepala anda ke negara-negara islam, misalnya Indonesia. Apa yang terlihat? Sampah berserakan di mana-mana. Lalu lintas sembrawut dan macet. Toilet awam kotornya bukan main. Anda bingung, apa yang salah? Jawabannya adalah kebanyakan umat Islam lupa dengan perkara di bawah ini:

Kita lupa bahwa jika orientasinya adalah pahala dan keredhaan Allah, maka manusia yang paling baik adalah manusia yang paling bermanfaat kepada manusia lain. Carilah redha Allah dengan membantu hamba-hambanya. Itu lebih berarti karena Allah suka dan manusia mendapat manfaatnya.

Bila sesorang membersihkan toilet awam dengan sempurna setelah buang air besar, maka orang lain bisa menggunakan toilet itu dengan tenang tanpa merasa jijik. Bila seseorang mengantri untuk membeli tiket bus, maka dia telah menghemat waktu orang lain. Bila seseorang tidak membawa kenderaan secara zig-zag di jalan raya, maka dia tidak membahayakan orang lain. Itulah contoh-contoh orang yang membawa kebaikan kepada orang lain. Dengan demikian orang non-Muslim pun tertarik untuk memeluk Islam. Yang menjadi masalah bagi negara-negara yang mayoritasnya Muslim adalah pola pemikiran di bawah ini:

Kebanyakan orang Islam mengimani dan menginginkan akhirat, sehingga mereka tidak bersungguh-sungguh memakmurkan dunia. Apabila mereka mengimani Tuhan, mereka tidak bersungguh-sungguh berbuat baik kepada manusia

Ya kita lupa membantu orang-orang miskin disamping rumah kita, karena sibuk naik haji berulang kali. Kita lupa membantu orang-orang yang menderita kanker di rumah sakit, karena sibuk membangun mesjid kubah emas. Dan banyak contoh lainnya. Sheikh Yusuf al-Qaradhawi menegur amalan orang Islam yang suka buat Haji dan Umrah berulang-ulang kali sedangkan masih ramai umat Islam yang miskin, kelaparan dan memerlukan bantuan kewangan. Itu lebih utama di sisi Allah SWT untuk dilaksanakan.

Saya tidak terlalu setuju kalau ada yang mengatakan bahwa dengan syariah yang benar, maka sebuah negara Islam bisa maju. Bandingkan mana lebih maju Arab Saudi dengan Cina. Arab Saudi menerapkan syariah Islam, sedangkan Cina tidak percaya Tuhan. Saya juga tidak setuju, kalau dibilang syariah Islam membuat umat Islam mundur. Coba lihat Turki. Harusnya Turki bisa lebih maju dari Jerman, karena Turki jauh lebih sekuler dibandingkan Jerman. Tapi nyatanya tidak.

Kesimpulannya kalau umat Islam ingin maju, dihargai oleh negara-negara non-Muslim, maka laksanakannlah hal-hal positif yang sudah dipraktekkan dengan negara-negara maju itu seperti kerja keras, disiplin waktu, rajin belajar, menghormati orang lain, dll. Tidak lupa dengan penerapan aqidah yang betul dan syariah Islam secara keseluruhan, jadilah kita umat yang terbaik di muka bumi seperti yang Allah janjikan. Amin.

Wassalam.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: