Faktor-Faktor Yang Bisa Menyelamatkan Pembuat Kemungkaran Dari Azab Neraka

Kalau orang Katolik mengatakan bahwa dengan hanya percaya kepada Jesus, maka akan menyelamatkan mereka dari siksa neraka. Itu salah satu aqidah mereka. Nah orang Islam bagaimana? Mungkin saudara-saudara pernah mendengar atau membaca pertanyaan dari mereka yang intinya apa yang bisa menyelamatkan orang Islam dari siksa api neraka? Mereka mempertanyakan bahwa dalam Islam tidak ada suatu konsep yang menjamin orang Islam selamat di hari akhirat nanti. Jadi untuk apa repot-repot masuk Islam, toh tidak ada kepastian untuk diselamatkan dari api nereka. Sayangnya ada orang-orang Islam yang tidak begitu jelas dengan konsep aqidah dalam Islam termakan dengan hasutan mereka.

Seperti yang pernah saya jelaskan sebelumnya bahwa orang Islam tidak akan berada di dalam neraka selama-selamanya, selama aqidahnya betul dan tidak melenceng. Kalau tidak percaya bacalah hadis berikut ini:

Nabi SAW pada suatu hari pernah tersenyum sendiri. Lalu Abu Dzar bertanya: “Ya Rasulullah, kenapa tuan tiba-tiba tersenyum?” Lalu Nabi menjawab: “Baru saja malaikat Jibril menyampaikan berita gembira kepadaku”. “Berita apa ya Rasulullah”, tanya Abu Dzar. Jibril berkata: “Ya Muhammad, andaikata ada dikalangan umatmu yang meninggal dalam keadaan imannya yang murni, tauhidnya yang murni, tidak bercampur syirik sedikitpun, dijamin masuk surga.” Abu Dzar seperti tidak percaya: “Walaupun orang yang mati dalam keadaan tauhid murninya itu yang tidak bercampur dengan syirik, semasa hidupnya pernah berzina dan mencuri?” Jawab Nabi:”Walaupun dia pernah berzina dan mencuri.” Abu Dzar bertanya kembali untuk kali kedua. Lagi-lagi Nabi menjawab: “Walaupun dia pernah berzina dan mencuri.” Abu Dzar bertanya untuk kali ketiga: “Walaupun dia pernah berzina dan mencuri?” Nabi menjawab lebih untuk kali ketiga: “Walaupun dia berzina, walaupun dia mencuri, walaupun dia pernah minum arak, walaupun engkau hai Abu Dzar tidak setuju.”

Bagaimana dengan orang yang aqidahnya betul, tapi pernah melakukan kemungkaran yang dia tidak sempat bertobat sebelum meninggalnya atau belum sempat menerima hukuman dunia? Maka faktor-faktor yang bisa menyelamatkan pembuat kemungkaran dari azab neraka adalah sebagai berikut:

  1. Orang tersebut bertaubat dari melakukan kemungkaran.
  2. Orang tersebut meminta keampunan Allah dan Allah memaafkannya.
  3. Orang tersebut banyak melakukan amal kebaikan yang menghapuskan dosa kemungkaran yang dibuatnya.
  4. Doa sesama orang Islam yang antara lain meminta keampunan Allah kepada semua umat Islam, seperti ketika menunaikan sholat jenazah.
  5. Amal-amal kebaikan yang dilakukan oleh ahli warisnya, seperti ilmu yang dimanfaatkan, sedekah jariah dan doa anak.
  6. Orang tersebut memperoleh syafaat Rasulullah s.a.w pada hari akhirat.
  7. Orang tersebut menerima ujian di dunia yang dapat menghapuskan dosa kemungkarannya.
  8. Orang tersebut menerima azab kubur yang dapat menghapuskan dosa kemungkarannya.
  9. Orang tersebut menerima kesusahan pada saat Hari Kebangkitan, Padang Masyar, dsb, yang juga mampu menghapuskan dosa kemungkarannya.
  10. Orang tersebut memperoleh rahmat dan keampunan dari Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Diringkas dari buku:
Mari Berkenalan Dengan Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah
Oleh: Hafiz Firdaus Abdullah

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: